Langsung ke konten utama

Postingan

Learning Evaluation

Bab 1 Evaluasi pembelajaran pada skala kurikulum 13 dari segi pembelajaran otentik tuntutan terhadap penerapan penilaian otentik dalam kurikulum 2013 muncul sejalan dengan standar proses yang telah ditetapkan. Salah satu penekanan yang cukup menonjol dalam kurikulum 2013. Selain dikembangkan berdasarkan standar dan teori pendidikan berbasis kompetensi, juga penekanannya pada proses pembelajaran yang menggunakan model pendekatan saintifik. Artinya, standar proses pembelajaran dalam kurikulum 2013 menggunakan pendekatan saintifik.Saintifik adalah prose pembelajaran yang mengupayakan agar peserta didik dapat secara aktif mengonstruk konsep, hukum atau prinsip melalui tahapan-tahaapan mengamati dalam rangka mengidentifikasi atau menemukan. Masalah, merumuskan masalah, mengajukan atau merumuskan hipotesis mengumpulkan data dengan berbagai teknik, menganalisis data, menarik kesimpulan dan mengomunikasikan konsep, hukum atau prinsip yang ditemukan. Pendekatan saintifik tersebut ditujukan untu...

Pentingnya Evaluasi Pembelajaran

Apa yang kalian tahu tentang dunia pendidikan? Dunia pendidikan adalah hal yang tidak asing lagi bagi semua orang. Semua pernah merasakan yang namanya belajar di sekolah. Bertemu dengan teman sebaya dan Bapak Ibu Guru. Memperoleh ilmu baik pengetahuan maupun moral. Namun apakah kalian tahu dibalik itu ada berbagai sistem dan metode dalam dunia pendidikan? Ada berbagai proses dibalik dunia pendidikan yang sering para guru (pendidik) terapkan dalam pembelajaran. Hal tersebut dilakukan guna untuk keberhasilan pendidikan di Indonesia serta mencerdaskan generasi penerus masa depan negara. Salah satu hal yang penting yang harus diterapkan bagi para pendidik dalam pendidikan adalah bagian evaluasi pembelajaran. Evaluasi menjadi penting untuk membenahi atau meminimalisir hal yang kurang baik dalam pembelajran agar bisa diterapkan hal baik ke depannya. Dengan evaluasi, pendidik mengetahui bagian mana yang kurang dalam proses pembelajaran sehingga selanjutnya hal tersebut yang kurang dapat d...

PUNCHLINE - Seni Mematahkan Ekspektasi

Sering dengar istilah punchline ? atau pernah dengar? Ya , punclhine adalah realita yang tidak sesuai ekspektasi. Biasanya ini adalah sebuah metode dalam stand up comedy . Dimana ada seorang pelawak yang membangun audien berekspektasi terhadap stand up comedy nya. Tapi ekspektasi tersebut malah dipatahkan, jadi seperti menipu audien. Karena ini adalah salah satu upaya untuk menghadirkan gemuruh tawa audien. Tapi disini saya tidak ingin menyampaikan apa itu punchline dari segi stand up comedy, ya . Itu sebagai perkenalan saja. Penasaram selanjutnya? Baca sampai habis!! Setiap manusia pasti punya ekspektasi, itu wajar. Saya malah nggak percaya jika ada manusia hidup di dunia tanpa ekspektasi. Terdengar ganjil sekali. Kalau ada yang ngomong “aku tidak punya ekspektasi apapun”, itu bohong. Nggak ada orang yang hidup tanpa ekspektasi. Meskipun hanya sedikit, tapi tetap ada. Coba terusin perpanjangan dari ekspektasi. Pasti akan ketemu dengan mimpi, cita-cita, ya kan ? O...

How to Visualize "The Secret" ( Law of Attraction / LOA ) Part 2

Dari buku “The Secret” karya Rhonda Byrne, pembaca akan menemukan rahasia yang sangat luar biasa ampuhnya. Ulasan buku “The Secret” yang part 1 kemaren aku sudah memberikan sedikit informasi mengenai “The Secret” yang esensinya tentang law of attraction. Dan di tulisan kali ini aku akan memberikan pemahaman singkat tentang “The Secret” (supaya lebih jelas) dan akan dilanjutkan dengan bagaimana caranya kita bisa berafirmasi dan visualisasi dengan baik. Kita akan belajar bagaimana menerapkan esensi buku ini dalam kehidupan sehari-hari.  Tulisan tentang “The Secret” yang part 1 kemarin aku udah njelasin tentang esensi“The Secret”, yaitu law of attraction. Kurang lebih seperti ini : Apa yang dipikirkan oleh manusia, akan mengeluarkan frekuensi ke semesta. Pikiran yang serupa akan ditarik di frekuensi yang sama, dan akan dikembalikan ke sumbernya. Hukum tarik menarik (law of attraction) digapai dengan cara visualisasi. Visualisasi ini layaknya seperti menara suar radio atau televisi yan...

Esensi "The Secret" (Law of Attraction/LOA) PART 1

Ceritanya, aku dikontak sama kakak sepupu tertuaku. Dan sebelumnya dia sudah buka tulisan-tulisan di blog aku. Aku agak terkejut ketika tahu dia baca blog aku (mungkin sampai abis). Tapi disisi lain aku berterimakasih karena dia sudah menyempatkan mampir diblog ini, dan kasih feedbacknya ke aku. Dia kasih saran, kritik, dan nambahin pengetahuanku soal penyampaian tulisan di blog.  Dalam obrolan singkat, dia menanyakan satu hal yang asing di telingaku, yaitu “Law of Attraction” (LOA). Itu bener-bener aku nggak tahu dan baru pertama kali aku tahu istilah itu. Dan dengan innocentnya aku mengartikan LOA sebagai “hukum beraksi/bertindak” (payah banget mikirnya shallow amat). Dari jawaban seorang ignorant yang mikirnya shallow, akhirnya aku dapat jawaban yang bener. Law of attraction = hukum Tarik menarik, hukum ketertarikan. Nah …. Sekarang udah pegang jawaban benernya tinggal gali lebih dalam lagi soal law of attraction.  Si kakak sepupu tertuaku ini nyaranin aku buat baca buku ”T...

INDIFFERENT

Baru saja mengalami kejadian yang datang di luar kendali. Di luar kontrol. Tak disangka-sangka. Datang tanpa memberi waktu untuk saya mempersiapkan diri. Tanpa aba-aba, tanpa kabar, tak terduga. Kejadian yang spontan yang memaksa saya untuk segera berpikir dan mengambil tindakan.  Saya rasa kalian juga pernah mengalami hal tersebut.  Yang menjadi pertanyaan adalah : 1. Mengapa hal tersebut bisa terjadi? 2. Kenapa harus saya yang mengalami? 3. Siapa yang patut untuk saya salahkan? 4. Apa maksud dari kejadian tersebut? 5. Seharusnya apa yang perlu saya kerjakan? 6. Harus bagaimana saya menyikapinya? 7. Jika saya tidak segera ambil tindakan, apa yang akan terjadi selanjutnya? 8. Jika saya bisa segera bertindak, apakah tindakan saya benar? 9. Kalau tidak benar, lalu bagaimana kondisi saya di situasi tersebut? 10. Kalau benar apakah kejadian tersebut dianggap selesai? 11. Bagaimana kondisi saya setelah kejadian tersebut berlalu? 12. Apa yang bisa saya ambil dari kejadia...

Self Awareness di Era Pandemi

Bicara soal pandemi, sudah menjadi hal biasa. Sudah bulan-bulanan kita semua hidup dalam new normal. Work From Home (WFH), PJJ (Pembelajaran Jarak Jauh), ngurus administrasi online, dan lain sebagainya, yang mana semua dilakukan serba daring. Kondisi pandemi ini mengharuskan kita semua untuk merubah kebiasaan. Kita dituntut untuk memperhatikan protokol kesehatan. Sering cuci tangan pakai sabun, kemana-mana bawa hand sanitizer, pake masker, jaga jarak, dan banyak.  Semua ini dilakukan untuk pencegahan penularan virus covid-19. Itu bagus jika masyarakat (khususnya di Indonesia) bisa menerapkan protokol kesehatan. Hal ini buat kepentingan kita bersama. Namun apa yang terjadi di lapangan???? Masih ada saja yang tidak menerapkan protokol kesehatan. Bahkan ada yang tidak percaya adanya virus ini. Come on dude..... Kalo virus covid-19 ini benar-benar gak ada, terus apa yang dimaksud dengan puluhan ribu korban nyawa yang meninggal karena virus ini? Berapa ratus ribu orang yang terpapar vir...